Luka
Penderitaanku lengkap sudah malam ini tanpamu
Positif dirimu sendu di malam yang pekat
Kau racun yang merusak hati,jantung,dan paru-paru
Dan inang yang menyatu padu tak bersekat
Kau topan
yang meluluh-lantahkan tetanaman
Meremukkanku
hingga engkau menjelma liat
Mencekik dan menguruk-uruk
akar-akaran
Sampai tercabut dan
tercabik-cabik hebat
Kau tungku yang membopongku ke pangkuan api
sembari dilalap habis oleh sambaran kilat
Mengilhami dengan beribu-ribu rasa nyeri
Menguliti terkelupas hingga tangis menggeliat
Kelembutan
berdarah oleh pandangmu
Melumatkan
diri tak berwarna dan berbau
Menanggung
luka menyimpan hasrat berjuta asa
Terkuak
dikala senja menyesaki rongga dada
Kau tragedi yang membisikkan pemuasan duniawi
Gemercik mengumandangkan tembang yang merobek hati
Engkaupun berangkat keperaduanmu dengan secarik doa nurani
Akupun tetap dengan pendirianku khusyuk untuk menanti

Posting Komentar