PENULIS

                             Luka

Penderitaanku lengkap sudah malam ini tanpamu
Positif dirimu sendu di malam yang pekat
Kau racun yang merusak hati,jantung,dan paru-paru
Dan inang yang menyatu padu tak bersekat
            Kau topan yang meluluh-lantahkan tetanaman
            Meremukkanku hingga engkau menjelma liat
Mencekik dan menguruk-uruk akar-akaran
Sampai tercabut dan tercabik-cabik hebat
Kau tungku yang membopongku ke pangkuan api
sembari dilalap habis oleh sambaran kilat
Mengilhami dengan beribu-ribu rasa nyeri
Menguliti terkelupas hingga tangis menggeliat
            Kelembutan berdarah oleh pandangmu
            Melumatkan diri tak berwarna dan berbau
            Menanggung luka menyimpan hasrat berjuta asa
            Terkuak dikala senja menyesaki rongga dada
Kau tragedi yang membisikkan pemuasan duniawi
Gemercik mengumandangkan tembang yang merobek hati
Engkaupun berangkat keperaduanmu dengan secarik doa nurani
Akupun tetap dengan pendirianku khusyuk untuk menanti

           


Label: | edit post
0 Responses

Posting Komentar