Masih bertahan
Aku masih menunggu,
Dalam pelukan embun sebelum fajar,
Dalam hembusan tasbih setelah mentari,
Dalam dekapan petang yang merasuk bersujud pada malam,
Kadang ingin kubasuh topeng ini agar dunia tampak egonya,
Jika usaha bagaikan kabut,
Dan mentari menyerinai didalamnya,
Maka sia-sia keteguhan batin dalam kepastian yang sudah
jelas,
Namun usahaku tak sebercanda itu
Man jadda wa jadda

Posting Komentar