PENULIS



Melewatkanmu

Ia sangat resah, ia tetap menundukkan kepalanya,
Memberi kesempatan baginya untuk mendekat,
Namun dia tak terbiasa,,
Karena kurangnya keberanian,
Ia berbalik dan berlalu,
Teringat akan tahun-tahun yang memudar,
Seperti pikiran yang melihat melalui kaca jendela yang berdebu,
Masa lalu adalah sesuatu yang bisa ia lihat, namun tak bisa disentuh,
Dan semua yang ia lihat hanyalah buram dan kabur
Label: | edit post
0 Responses

Posting Komentar